Perhelatan SEA Games sudah selesai. Venue yang dikerjakan khusus untuk acara bergengsi se-Asia Tenggara di Palembang, Sumatera Selatan, itu kini terancam mangkrak.
Uang yang digelontor terancam sia-sia, karena venue yang terbangun itu tak jelas peruntukannya. Tak mau hal itu terjadi, Komisi X DPR RI sedang mencarikan jalan keluar agar venue tak sia-sia.
"Kalau dibiarkan begitu saja, maka pengeluaran akan bertambah, khususnya untuk biaya perawatan. Maka kami sedang memikirkan solusinya," kata anggota Komisi X DPR RI, Nyoman Dhamantra, Selasa, 20 Desember 2011.
Ia mengaku Komisi X sedang menjalin komunikasi intensif dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng untuk pemanfaatannya. Salah satu opsinya, jelas dia, menyewakan kepada klub-klub sesuai dengan bidang olahraga masing-masing. Misal, venue untuk bulutangkis akan disewakan kepada klub-klub bulutangkis yang tertarik menggunakannya. Juga untuk venue lainnya, agar venue itu tak mangkrak dan biaya terkuras hanya untuk perawatan saja.
Jika tidak begitu, maka biaya APBN akan habis hanya untuk biaya perawatan wisma atlet Palembang tersebut. "Mau tidak mau, karena itu risiko. SEA Games banyak venue yang kita bangun. Konsekuensinya biaya perawatan harus disiapkan.( Bobby Andala - Bali ) VivaNews

Tidak ada komentar:
Posting Komentar